Mengkuatirkan, kondisi pelajar kita yang sudah banyak terjangkiti gaya hidup seks bebas
Fakta yang didapat dari survei tim Komisi Penanggulangan AIDS Kota Malang pada tahun 2010 itu, membuat para aktivis mulai memilih sekolah, sebagai sasaran kampanye. Risqi Aulia Defriansyah, salah satu aktivis dari mahasiswa kedokteran mengatakan, memberikan pemahaman mengenai bahaya HIV berikut upaya pencegahan kepada para pelajar saat ini merupakan cara terbaik mengurangi angka pelajar yang tertular HIV.
Selain tertularnya para pelajar, yang menjadi perhatian lebih para aktivis HIV, adalah metode penularan melalui donor darah. Viru mengatakan, 22 persen darah yang didonorkan, terjangkit virus HIV dan hepatitis A. Untuk itu, ia menganjurkan, agar para pendonor minimal melakukan VCT (Voluntary Counseling Test) atau tes sukarela HIV, sebelum mendonorkan darahnya.
Jumlah pengidap AIDS di Kota Malang cukup besar. Untuk tingkat kota dan kabupaten di Indonesia, Kota Malang berada di posisi ke enam jumlah pengidap HIV terbanyak. Fakta ini mendorong agar para orang tua mesti lebih waspada dalam ikut serta mengawasi perilaku anak-anak mereka dengan cara yang lebih arif agar bisa membantu menyelamatkan generasi muda bangsa ini kedepan.
Sumber